Amazing! 5 Binatang Khas Ini Cuma Bisa Ditemui di Indonesia!

Dilalui garis khatulistiwa membuat Indonesia menjadi negara yang istimewa. Iklim negara kita membuat tumbuhan dan hewan disekitarnya dapat tumbuh dan berkembang biak dengan baik. Tak heran, bila negara ini dipenuhi dengan hewan dan tumbuhan langka.

Indonesia punya berbagai jenis hewan-hewan unik yang tidak akan ditemui di negara lain. Sayangnya, kini populasi mereka sudah terancam punah. Hal tersebut dikerenakan oleh berbagai macam faktor, mulai dari ilegal logging hingga bencana alam. Tapi, apa saja sih binatang khas yang hanya bisa ditemui di Indonesia? Yuk, lihat deretannya berikut ini!

1. Elang Flores

Jika sempat berlibur ke Flores, maka tidak ada salahnya untuk mencari keberadaan burung elang Flores. Kini, populasinya hanya 250 ekor saja! Burung langka ini memiliki tubuh yang gagah dengan ukuran sedang dan tingginya sekitar 55 cm. Kepalanya yang berwarna putih, mempunyai garis-garis berwarna coklat yang menyerupai mahkota.

Elang Flores [Image Source]
Elang Flores [Image Source]
Ternyata si coklat kehitaman ini juga dapat ditemui di sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Sumbawa, Lombok, Satonda, Paloe, Koodo dan Rinca. Jika ingin melihatnya langsung, maka carilah di daerah hutan-hutan daratan rendah submontana.

2. Beruk Mentawai

Beruk mentawai memiliki nama latin Macaca pagensis. Hewan langka satu ini termasuk dalam primata endemik dan hidup di Kepulauan Mentawai di Sumatera. Meskipun bentuknya unik, namun mereka hanya memiliki populasi yang sedikit. Berbeda dengan beruk pada umumnya, hewan ini memiliki rambut pipi berwarna lebih gelap, mahkota berwarna coklat, rambut pada dahi dan mantel yang panjang.

Beruk Mentawai [Image Source]
Beruk Mentawai [Image Source]
Mereka memilih hidup di hutan bakau, pesisir, hutan primer, hutan sekunder hingga di dekat pemukiman. Jika penasaran dengan binatang lucu ini, datang saja langsung ke Pagai Selatan, Pagai Utara, dan Sipora di Kepulauan Mentawai.

3. Burung Bidadari Halmahera

Burung bidadari juga disebut dengan si genit dari Maluku Utara. Sama dengan julukannya, betinanya memiliki bulu indah dengan kombinasi warna coklat, hijau, dan zaitun. Sedangkan jantan memiliki mahkota berwarna ungu mengkilap dan hijau zamrud menghiasi dadanya. Sang jantan akan menarik perhatian betina dengan melakukan gerak tarian gemulai. Sedangkan, si betina akan memilih satu pejantan yang memiliki takrian paling indah.

Burung Bidadari Halmahera [Image Source]
Burung Bidadari Halmahera [Image Source]
Sayangnya, keunikan tersebut tidak disertai dengan populasinya. Kini jumlahnya sudah semakin menurun dan sulit ditemui. Namun, kamu masih bisa berfoto dengannya bila datang langsung ke Hutan Domato di Halmahera Barat, Hutan Tanah Putih, Gunung Gamkonora, dan Taman Nasional Aketajawe.

4. Cendrawasih Botak

Meski memiliki nama “botak”, namun jenis unggas satu ini memiliki warna kepala biru muda terang. Sedangkan bagian tubuh memiliki percampuran warna antara hitam, kuning dan hijau terang. Hewan endemik yang memiliki nama latin Cicinnurus respublica ini juga terancam punah. Namun, kamu tetap bisa menemukannya di Pulau Waigeo, Raja Ampat, Papua.

Cendrawasih Botak [Image Source]
Cendrawasih Botak [Image Source]
Si cantik ini gemar sekali memakan buah-buahan dan aneka serangga kecil. Meski, begitu, kini pupolasinya semakin berkurang dan menjadi salah satu hewan dilindungi di Indonesia.

5. Kura-Kura Leher Ular Rote

Tidak heran bukan bila melihat jerapah yang mempunyai leher panjang? Tapi, apa jadinya ya bila kini kura-kuralah yang memiliki leher seperti ular? Yup, binatang berbentuk unik tersebut hanya ada di Indonesia, lho! Kamu bisa menemukan keberadaannya di Pulau Rote, NTT. Karena populasinya yang semakin berkurang, IUCN mulai menetapkannya sebagai hewan yang terancam punah.

Kura-Kura Leher Ular Rote [Image Source]
Kura-Kura Leher Ular Rote [Image Source]
Kura-kura ini memiliki bentuk leher namun tak dapat ditarik ke dalam tempurung. Oleh sebab itu, mereka hanya melipat leher tersebut di samping tempurung. Uniknya lagi, hewan ini tinggal di rawa, sehingga makanan sehari-harinya adalah ikan kecil, serangga dan tumbuhan.

Wah, menarik sekali ya ragam binatang khas di Indonesia. Jika ingin populasi mereka terus bertambah, maka berhentilah melakukan ilegal logging dan jagalah kelestarian lingkungan serta alam agar habitat mereka tetap terjaga dan terhindar dari bencana alam. Yuk, sayangi hewan khas Indonesia!

One Comment

Leave a Reply
  1. sebagai bangsa indonesia sangat senang hewan yang cuma ada di negara indonesia saja, kita sepatutnya harus menjaga dan melestarikannya agar tidak punah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *