5 Fakta Susahnya Menjadi Pilot yang Bakal Bikin Kamu Salut Luar Biasa

Pilot tidak makan sembarangan

Pilot mungkin bisa dibilang sebagai pekerjaan yang pamornya tinggi. Setelan jas necis, ditemani pramugari cantik, serta bekerja mengemudikan pesawat sebesar itu, hal-hal seperti ini pastilah bakal bikin orang terkagum-kagum dengan pilot. Bahkan mereka juga gampang sekali tuh mendapatkan istri, cukup kasih tunjuk sertifikat terbang, maka calon mertua pun langsung membusungkan dada. Pekerjaan pilot memang kesannya sangat wah, tapi apakah realitanya seperti itu?

Tentu saja tidak. Di balik pamor pekerjaan pilot yang seperti itu, siapa sangka pekerjaan ini punya sisi lain yang sama sekali berbeda. Ya, faktanya menjadi pilot itu benar-benar sangat ribet dan susah, bahkan taruhannya adalah nyawa meskipun kesalahan yang dilakukan sepele. Makanya, sepertinya layak bagi mereka mendapatkan pamor dan puja puji lantaran yang dilakukannya tak semua orang bisa.

Masih soal pilot, berikut adalah fakta-fakta tentang pekerjaan para penerbang yang jarang diketahui orang. Mungkin setelah membaca ini, kamu bakal salut setengah mati dengan mereka.

1. Perasaan Menggenggam Tanggung Jawab Atas Ratusan Nyawa

Menjadi pilot adalah hal yang sangat berat. Mereka punya beban tanggung jawab yang tak main-main, terutama soal keselamatan penumpangnya. Ya, mereka ibaratnya disuruh menjaga ratusan nyawa manusia untuk bisa selamat pindah dari satu tempat ke tempat lain. Makanya, mereka pun sangat serius dengan apa yang dilakukannya di kokpit.

Kesibukan pilot di cockpit-nya [Image Source]
Kesibukan pilot di cockpit-nya [Image Source]
Mereka sangat fokus dan aware soal apa pun itu. Mulai dari cuaca, sinyal, kondisi darurat, mesin, komunikasi, dan lain sebagainya. Mereka juga harus bisa berpikir cepat jika sesuatu terjadi. Berat, sangat berat. Belum lagi, kalau track mereka adalah melewati negara-negara konflik. Taruhannya adalah nyawa ratusan ini. Sanggup menanggung semua ini? Kalau iya, kamu layak jadi pilot.

2. Begitu Susah Untuk Menjadi Pilot

Sebelum menjadi seorang pilot yang job desc-nya seabrek itu, seorang calon pilot harus melalui banyak hal berat. Misalnya soal pendidikan di mana para calon pilot ini harus membayar biaya pendidikan yang super duper mahal. Biaya mahal itu pun tak menjamin seorang pilot bakal lulus. Kalau gagal ia punya dua pilihan, antara mengulang atau berhenti dengan kehilangan uang puluhan bahkan sampai ratusan juta rupiah.

Pilot tidak makan sembarangan [Image Source]
Pilot tidak makan sembarangan [Image Source]
Lulus pendidikan formal, perjuangan mereka tak berhenti. Harus melalui yang namanya flight simulator agar bisa mendapatkan lisensi. Tak cukup sampai situ, mereka juga harus mencatatkan jam terbang tertentu agar memenuhi syarat untuk direkrut perusahaan maskapai. Ya, sesulit inilah perjalanan seorang pilot.

3. Hidup Pilot pun Juga Serba Teratur

Menjadi pilot dan punya lisensi tak membuat pekerjaan ini jauh lebih mudah. Selama mereka bekerja di dunia aviasi sebagai pengemudi, maka para pilot harus tetap memaintain dirinya. Terutama menjaga badannya agar selalu oke saat terbang. Tak hanya itu, mereka juga sangat terbatas makanannya.

Pilot tidak makan sembarangan [Image Source]
Pilot tidak makan sembarangan [Image Source]
Pilot punya banyak pantangan makanan, misalnya makanan seafood seperti udang dan kerang. Kaya gizi memang tapi makanan ini akan membuat fokus para pilot kendur. Risikonya besar sekali kalau sampai terjadi. Selain itu, mereka juga dilarang minum alkohol apalagi beberapa jam sebelum terbang. Risikonya juga sangat tinggi menyangkut fokus mereka di udara.

4. Pilot Hanya Boleh Menerbangkan Satu Jenis Pesawat

Resmi menjadi pilot bukan berarti mereka bisa seenaknya menerbangkan berbagai jenis pesawat. Para pilot sudah ditentukan sejak awal pesawat apa yang bakal mereka kendarai nantinya. Bisa sih untuk mengendarai pesawat lain, namun mereka harus melakukan tes dan juga latihan lagi.

Hanya boleh menerbangkan satu jenis pesawat [Image Source]
Hanya boleh menerbangkan satu jenis pesawat [Image Source]
Tes adalah sebagai bukti kalau mereka bisa dan diganjar dengan lisensi. Sedangkan latihan diperlukan untuk membiasakan para pilot dengan pesawat jenis yang lain. Soal latihan ini, hal tersebut tak dilakukan sekali dua kali tapi seringkali, yakni selama 12 minggu. Cukup berat, kan? Mereka akan mengalami hal ini terus menerus jika ingin menguasai berbagai macam pesawat.

5. Gaji Pilot Nyatanya Juga Tak Besar-Besar Amat

Dengan tanggung jawab dan perjuangan macam begitu, tentu kita berpikir kalau pilot punya gaji yang luar biasa edan. Nyatanya tidak demikian kok. Tergantung dari levelnya, kalau biasa-biasa saja posisinya, misalnya Second Officer, gajinya juga sedikit, perkiraannya mungkin sekitar Rp 15-20 juta. Makin tinggi posisinya, gajinya bakal naik.

Gaji pilot [Image Source]
Gaji pilot [Image Source]
Bagi ukuran pekerja mungkin gaji pilot sangat tinggi. Tapi, jika dikomparasikan dengan skill dan tanggung jawab, aslinya gaji pilot ya biasa-biasa saja. Gaji wirausahawan masih bisa lebih tinggi dari mereka, bahkan pilot sekelas kapten sekalipun lewat.

Ya, ternyata macam beginilah pekerjaan seorang pilot. Di balik pamornya yang oke, ternyata mereka harus berjuang sangat keras. Satu lagi hal yang mungkin jarang diketahui orang tentang pilot. Hal tersebut tak lain adalah jarangnya mereka bertemu dengan keluarga. Fix, pilot adalah salah satu pekerjaan paling berat di dunia.

4 Comments

Leave a Reply
  1. Pembukaan artikel terlalu lebay, “bakal salut setengah mati.” Jadi malah ngerasa males bacanya… Kalo ngomongin salut mah, perjuangan anak band untuk dapet mejor label juga bikin salut… Please journalist nggak usah berlebihan!

  2. bukan maksud menjatuhkan atau apa.
    cuma ya dipikir logis lah buat yang nomer 5, semua orang juga tau kalau second officer itu 15-20 juta, masa iya mau langsung 50 juta kan gg mungkin. tolong kata”nya di atur lagi

  3. Saya akan penerus nya menjadi pilot Garuda Indonesia
    Saya akan bertanggung jawab atas dlm perkerjaan tersebut.
    Terima kasih….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *