Ini Alasan Mengapa Kamu Harus Berhati-hati dengan Facebook

Facebook memata-matai

Saat ini, hampir setiap orang sepertinya memiliki akun media sosial. Hal ini membuat kita semua begitu mudah diakses dimanapun dan kapanpun. Tentu saja hal ini bisa sangat menguntungkan bagi orang-orang yang sibuk dan tidak punya terlalu banyak waktu untuk bersosialisasi dengan bebas.

Meski begitu, ada baiknya pengguna facebook berhati-hati. Pasalnya, situs ini juga memiliki beberapa potensi yang bisa merugikan pengguna. Berikut ini beberapa diantaranya.

1. Mata-mata NSA

Agensi pemerintah membayar Facebook jutaan dollar per tahunnya untuk secara tahasia menyerahkan informasi penggunanya. Yang dimaksud dengan informasi ini termasuk foto, pesan, dan bahkan postingan yang sudah dihapus. Seorang informan NSA, Edward Snowden membeberkan fakta yang mengejutkan dari pertukaran ini pada tahun 2014.

Facebook memata-matai [Image Source]
Facebook memata-matai [Image Source]
Keterlibatan Facebook dengan program NSA PRISM juga memberi arti bahwa Facebook tidak punya kewajiban untuk membeberkan informasi apa saja yang diserahkan. Bahkan pesan Facebook tentang al-Qaeda atau humor tentang Osama Bin Laden sudah cukup untuk memicu software mata-mata NSA.

2. Depresi Sosial

Pada tahun 2012, Facebook melakukan eksperimen rahasia untuk memanipulasi perasaan lebih dari 700 ribu penggunanya. Selama satu minggu, News Feed milik pengguna diatur agar menunjukkan postingan yang sangat positif dan sangat negatif.

Facebook riset [Image Source]
Facebook riset [Image Source]
Yang mengganggu adalah pengguna juga lebih cenderung memposting lebih banyak hal positif atau negatif sendiri tentang apa yang telah ditunjukkan pada mereka. Hasil dari riset ini membuktikan seperti apa yang selama ini sudah dicurigai, Facebook secara tidak sadar bisa mempengaruhi pikiran dan perasaan pengguna.

3. Penguntit di Facebook

Setiap kali seseorang menggunakan Facebook, media sosial tersebut mengumpulkan segala riwayat browser dan internet pengguna tanpa izin. Investigasi yang dilakukan oleh konsultan data Nik Cubrilovic membongkar bahwa situs tersebut mampu melacak kegiatan pribadi pengguna bahkan setelah mereka log out atau keluar dari akunnya.

Newsfeed [Image Source]
Newsfeed [Image Source]
Yang lebih membahayakan lagi, proses ini bekerja dua arah. Memasuki situs dengan fitur terintegrasi Facebook seperti tombol “like” atau “share” bisa memberikan akses ke data personal facebook ke website tersebut. Hal ini diketahui sudah ada sejak tahun 2010.

4. Memanipulasi Reaksi

Tahun 2016, Facebook merespon permintaan tombol “dislike” dengan fasilitas “reaksi”. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk merespon postingan dengan 6 emoji seperti ‘like’, ‘sad’, ‘love’, ‘happy’, dan ‘angry’. Namun, tak lama kemudian, pemerintah Belgia memberikan peringatan agar tidak menggunakan fitur reaksi ini dengan alasan hal ini membahayakan privasi pengguna Facebook.

Reaction di Facebook [Image Source]
Reaction di Facebook [Image Source]
Mereka memperingatkan bahwa layanan ini bisa digunakan untuk mengumpulkan data psikologis pengguna untuk dijual pada para pembuat iklan. Dengan menggunakan algoritma Facebook, mereka memanipulasi pengguna untuk membeli produk ketika sedang berada di ‘mood yang bagus’.

5. Pengenalan Wajah

Alat pengenalan wajah milik facebook menggunakan algoritma rumit untuk mengenali pengguna berdasarkan foto yang diupload. Dengan lebih dari 200 juta foto baru yang diupload ke Facebook setiap harinya, software ini adalah yang paling hebat diantara software sejenisnya.

Facial Recognition [Image Source]
Facial Recognition [Image Source]
Namun di balik itu, ini memberikan ancaman yang lebih besar terhadap privasi individu. Yaitu dengan Facebook mengumpulkan database paling komprehensif dari wajah manusia di dunia. Banyak ahli teknologi seperti Dr. Joseph Atick telah mengungkapkan kekhawatirannya tentang pengenalan wajah di Facebook.

Gunakan sosial media dengan bijak, karena jika ternyata segala aspek kehidupan kita yang diposting di sosial media dimata-matai oleh orang lain, tentu itu adalah sesuatu yang membahayakan.

One Comment

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *