Tidak Disinari Matahari Tapi Kok Bumi Lebih Panas Ketika Malam? Ini Alasannya

Bumi ini semakin tua dan tidak ada yang menyangkal hal itu. Di saat bumi yang menjadi tempat berlangsungnya hidup anak Adam ini seharusnya dijaga dan dirawat agar lingkungannya tetap nyaman ditinggali, justru ulah manusia semakin menjadi-jadi untuk merusaknya. Mulai dari penggunaan listrik yang berlebihan, sampah, penebangan hutan, hingga asap dari aktivitas manusia, semua itu makin membuat bumi rusak.

Salah satu efek yang terasa karena kerusakan lingkungan adalah suhu pada malam hari yang terasa lebih panas. Para ahli telah melakukan penelitian dan hasilnya memang suhu pada malam hari cenderung meningkat lebih cepat daripada siang hari. Penasaran apa sebenarnya yang terjadi pada Bumi terkait perubahan suhu tersebut? Berikut ini ulasannya

1. Meningkatnya Gas Rumah Kaca

Penelitian dilakukan oleh tim ahli degan menggunakan data dari 50 tahun terakhir. Mereka mencermati bagaimana tempat tinggal kita ini pelan-pelan mulai terasa tak nyaman untuk ditinggali karena perubahan iklim. Di malam hari yang seharusnya jadi lebih dingin justru terasa lebih panas. Salah satu penyebabnya adalah gas rumah kaca.

5
Potret suhu permukaan bumi [image source]
Mungkin Anda sering mendengar tentang gas yang bisa menyebabkan efek rumah kaca itu. Efek tersebut membuat suhu permukaan bumi jadi meningkat drastis. Ekosistem hutan pun terganggu, sehingga kemampuan untuk menyerap karbondioksida juga ikut terganggu. Dengan jumlah karbondioksida yang berlebihan, suhu bumi pun juga ikut meningkat. Bahkan NASA memprediksi jika terus-terusan begini, maka 85 tahun lagi Bumi akan mengalami perubahan iklim besar-besaran. Dan suhu bumi bisa mencapai 45 derajat celcius di beberapa lokasi seperti  Afrika, India, dan Amerika Selatan.

2. Periode Kemarau Panjang

International Business Times dari U.S. National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menjelaskan jika tahun 2015 kemarin beberapa kawasan di Bumi sedang mengalami kemarau panjang. Intensitas iklim pun juga meningkat lebih dari tiga kali lipat pada periode tersebut, terutama pada bulan Juli. NOAA juga menambahkan jika tahun 2015 kemarin menjadi tahun terpanas dalam kurun waktu 135 tahun terakhir sejak tahun 1880.

Periode Kemarau Panjang [image source]
Periode Kemarau Panjang [image source]
“Temperatur tersebut kami nilai cukup tinggi sejak pengamatan iklim yang telah dilakukan sejak 1880. Jika persentase iklim tersebut terus meningkat, itu akan mengalahkan rekor temperatur bumi 1,24 derajat Fahrenheit yang terjadi di abad lalu, di mana menjadi suhu terpanas pada saat itu,” jelas tim peneliti NOAA. Tentu saja peningkatan suhu juga terjadi pada malam hari. Dan akibatnya banyak orang yang mengeluhkan tentang cuaca panas.

3. Ulah Manusia yang Semakin Memperburuk Kondisi Lingkungan

Gas rumah kaca memang terjadi secara alami pada planet-planet yang memiliki atmosfer seperti Bumi. Namun beberapa aktivitas manusia justru memperburuk efek rumah kaca itu. Misalnya asap mulai dari kendaraan bermotor hingga pabrik pun punya andil yang cukup besar dalam kerusakan ozon. Padahal seperti yang kita ketahui jika lapisan Ozon begitu penting untuk menangkal radiasi sinar matahari.

Ulah Manusia yang Semakin Memperburuk Kondisi Lingkungan
Ulah Manusia yang Semakin Memperburuk Kondisi Lingkungan [image source]
Kebayangkan bagaimana jika kita tidak terlindungi dari radiasi sinar matahari? Mungkin ada banyak orang yang mengalami masalah kesehatan seperti kanker kulit dan lain sebagainya. Tak bisa dipungkiri hingga sekarang, kerusakan ozon terjadi setiap saat. Sedangkan di lain pihak, proses pemulihannya membutuhkan waktu yang sangat lama. Jika terus diperparah dengan ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, bukan tidak mungkin ozon akan benar-benar lenyap.

4. Bagian dari Pemanasan Global

Selama seratus tahun terakhir, Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah menunjukkan peningkatan. Para ahli juga mengemukakan jika jumlah wilayah bumi yang dingin pada malam hari terus berkurang selama lima puluh tahun terakhir karena peningkatan suhu atau yang lebih dikenal dengan istilah pemanasan global.

4
Bagian dari Pemanasan Global [image source]
Pemanasan global adalah masalah yang serius karena bisa berpengaruh pada banyak hal dalam hidup manusia seperti kesehatan, termasuk kematian yang disebabkan oleh suhu ekstrem. Bahkan pertumbuhan tanaman pun juga ikut terpengaruhi. Padahal tanaman sangat penting karena menghasilkan oksigen untuk kita bernafas.

Semoga beberapa informasi di atas bisa membuat kita sadar bahwa masalah lingkungan adalah masalah yang cukup serius. Jika terjadi kerusakan terus-terusan dan semakin parah tiap tahunnya, bagaimana nasib anak cucu kita kelak? Jadi mari kita jaga bumi kita.