Fosil Pohon Pinus Tertua Menguak Alasan Tanaman Konifer Bisa Tahan Api

Sepertinya kata pepatah yang menyebutkan “selalu ada hikmah di balik suatu musibah” benar adanya. Kebakaran hutan misalnya, selain menjadi bencana tragedi tersebut baru-baru ini malah membuka mata para peneliti bahwa ada tanaman yang tahan terhadap api. Hal tersebut bermula saat para ilmuwan hendak meneliti patogen pohon, namun sebuah kebakaran hebat terjadi di hutan yang ada di Valencia, Spanyol.

Dari kebakaran tersebut diketahui bahwa semua tanaman mati kecuali satu pohon yaitu cemara mediterania yang termasuk ke dalam jenis tanaman konifer. Para ilmuwan menjadi heran dan tertarik untuk meneliti zat apa yang terkandung di dalam pohon tersebut. Setelah dilakukan penelitian panjang, akhirnya kehebatan tumbuhan konifer tahan terhadap api mulai terkuak lewat fosil pohon pinus tertua yang pernah ditemukan di dunia.

Apa Sih Tanaman Konifer Itu?

Bagi yang belum mengetahui seluk-beluk tentang tanaman konifer mari kita sama-sama sedikit membuka buku pelajaran biologi semasa sekolah kembali. Secara sederhana tanaman konifer disebut juga dengan tanaman runjung yaitu sekelompok tumbuhan berbiji terbuka yang punya runjung sebagai organ pembawa biji.

Gaspé_taiga
Contoh Tanaman Konifer [ Image Source ]

Gambaran seperti apa bentuk runjung tersebut bisa kamu lihat pada foto di atas. Konifer atau tanaman runjung ini punya sekitar 550 spesies sebagai anggotanya. Rata-rata mereka berupa semak, perdu dan juga pepohonan. Umumnya tumbuhan seperti ini memiliki ciri-ciri daun yang runcing seperti jarum. Dari bentuk morfologinya, tanaman jenis ini bisa beradaptasi di hampir semua jenis lingkungan dari yang biasa hingga ekstrim.

Kebakaran Hutan Menjadi Titik Awal Penelitian Terhadap Tanaman Konifer yang Tahan Api

Semua penelitian mengenai tanaman konifer yang tahan api diawali dari ketidak sengajaan. Awalnya para ilmuwan ingin meneliti patogen pohon di kawasan Valencia. Namun tanpa di duga terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan kawasan hutan di daerah tersebut. Semua tanaman dan pepohonan seperti kayu ek, juniper dan ek holm hangus terbakar dalam musibah tersebut.

a1yag2hygfz
Kebakaran Hutan Menjadi Titik Awal Penelitian Terhadap Tanaman Konifer yang Tahan Api [ Image Source ]

Tapi ada satu jenis pohon yang bertahan dari lahapan si jago merah. Tanaman tersebut adalah cemara mediterania (Cypress Mediterania). Para ilmuwan heran sekaligus takjub dengan kemampuan bertahan pohon tersebut dari lalapan api. Mereka yakin itu bukanlah hal yang kebetulan saja namun ada sesuatu yang terkandung di dalam pohon tersebut. Dari sana kemudian penelitian mengenai pohon tahan api dimulai.

Peneliti Menemukan Jika Pohon Cemara Banyak Mengandung Air

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Management, pohon cemara bisa tahan api karena memiliki kandungan air tinggi, sehingga jenis ini bisa bertahan hidup meski musim panas dan kering panjang. Daunnya yang runcing seperti jarum bertindak sebagai penampungan air dan berfungsi seperti spons yang melindungi batang pohon dari panas api.

konifer
Peneliti Menemukan Jika Pohon Cemara Banyak Mengandung Air [ Image Source ]

Penelitian terus dilanjutkan ke tingkat yang lebih dalam dimana para peneliti juga mencari tahu tentang jenis senyawa tertentu yang terkandung di dalam pohon cemara. Penelitian tersebut membawa mereka juga meneliti tumbuhan sejenis yang berada dalam divisi yang sama yaitu tanaman konifer lain. Pertanyaan mendasar yang ada di benak para ilmuwan ini adalah bagaimana bisa tumbuhan tersebut menyimpan begitu banyak cadangan air?

Fosil Pohon Pinus Mengungkap Misteri Pohon Tahan Api

Seorang peneliti bernama Dr Howard Falcon-Lang pernah melakukan penggalian fosil di kawasan Nova Scotia, Kanada beberapa tahun lalu. Hasilnya ia menemukan fosil pohon pinus yang diyakininya membawa manusia kembali ke zaman Cretaceous, periode pada rentang 146 hingga 127 juta tahun yang lalu dimana bumi masih dikuasai oleh dinosaurus.

petrified-wood300
Fosil Pohon Pinus Mengungkap Misteri Pohon Tahan Api [ Image Source ]

Penelitian terhadap fosil pohon pinus mengungkapkan bahwa tanaman jenis ini beradaptasi dengan baik dengan lingkungan yang sangat ekstrim. Pada zaman Cretaceous disebutkan bahwa bumi masih sangat labil dimana sering terjadi kebakaran besar. Fosil yang ditemukan itu juga diyakini terkubur setelah sebelumnya terbakar dalam insiden kebakaran besar. Selama ratusan juta tahun kemudian tanaman jenis ini terus berevolusi menjadi suatu tanaman yang tahan terhadap api yang sangat panas.

Cara Bertahan Hidup Cemara vs Pinus Saat Kebakaran Terjadi

Jika dibandingkan dengan pohon cemara mediterania, pohon pinus yang sekarang memang masih mudah terbakar karena pohonnya mengandung zat resin yang sangat mudah terbakar. Namun dari evolusi yang dilaluinya, pohon ini tetap bisa mempertahankan runjungnya untuk menjaga biji didalamnya agar berkembang biak kembali pasca kebakaran hutan. Dengan begitu tanaman jenis ini tidak akan musnah sekalipun diterpa kebakaran hutan karena kecambah akan tumbuh kembali menjadi pohon pinus yang baru.

Sedangkan cemara mediterania memiliki cara lain untuk bertahan dari lahapan api. Tanaman ini akan memanfaatkan tingginya kandungan air yang ada di daunnya yang sangat lebat untuk melindungi pohon agar tidak terbakar. Sehingga pohon akan tetap hidup tanpa harus memulai tumbuh dari nol lagi.