Ternyata Ada Orang Super Kaya Yang Hidupnya Menderita

Tidak bisa disangkal, uang memang memegang peranan penting dalam ukuran kesejahteraan. Banyak orang yang bekerja siang dan malam hanya untuk mengumpulkan harta demi kecukupan keluarga. Memiliki banyak kekayaan, otomatis derajat kita akan naik di mata masyarakat.

Kebanyakan orang lebih memandang dan menghargai orang yang berkuasa dengan materi. Tapi, bukan berarti orang kaya memiliki segalanya, termasuk kebahagiaan. Banyak sekali orang super kaya yang hidupnya menderita. Dan di antaranya adalah orang-orang ini.

Leigh Horowitz

Gadis ini adalah putri pemilik label mode terkenal, Tommy Hilfiger, Joel Horowitz. Kekayaan sang ayah tentu saja membuat Leigh tumbuh dengan gelimang harta. Ia pun menempuh pendidikan di salah satu sekolah swasta paling elit di tempatnya.

068950200_1421843641-Leigh_Horowitz[ Image Source ]

 Namun, kekayaan materi itu ternyata tidak berbanding lurus dengan perhatian orang tua. Leigh kerap kali ditinggal sendiri karena ayahnya lebih sibuk mengurus pekerjaannya. Akibatnya, ia merusak hidupnya sendiri dengan merokok sejak kecil. Ia bahkan sudah menggunakan obat terlarang sejak usia delapan tahun. Tak sampai di sana, Leigh pernah dianiaya oleh beberapa remaja, ia bahkan pernah jadi korban perkosaan. Sungguh nahas, namun, saat ini Leigh sedang masa penyembuhan, yang membuatnya lebih baik dan mulai menjauhi hal-hal yang menjerumuskan

Patterson Inman & Georgia Inman

Menjadi pewaris label rokok terbesar di Amerika mungkin membuat sepasang anak kembar ini tak pernah mengalami kekurangan materi. Namun, kedua remaja ini nyatanya pernah menghabiskan tiga bulan waktunya di rumah sakit jiwa. Hal ini disebabkan oleh trauma masa kecilnya.

20130813-duke-624x420-1376344298[ Image Source ]

Trauma ini ada sejak mereka menyaksikan kematian ayahnya, Walker Inman. Ayah mereka adalah seorang pecandu obat terlarang yang merenggang nyawa karena overdosis. Ia meninggal bersama dengan istri kelimanya yang juga overdosis.  Diketahui dulunya Walker juga suka mengunci si kembar malang itu di ruang bawah tanah yang bau dan menjijikkan.

Casey Johnson

Mungkin beberapa orang menganggap Casey sangat beruntung, ia terlahir di keluarga super kaya. Orang tuanya adalah pemilik New York Jets, Casey juga merupakan cicit dari pendiri Johnson & Johnson. Kondisi itu memang membuat Casey tumbuh dengan kemewahan. Ia senang mengendarai mobil mewah dan mendapat apapun yang ia inginkan.

alg-utah-casey-johnson-jpg[ Image Source ]

Sayangnya, Casey sedari dulu tidak pernah diperhatikan oleh ibunya. Hal itu membuatnya terjerumus ke dunia terlarang. Ia menjadi pecandu obat terlarang. Hingga akhirnya, di usianya yang masih 30 tahun, ia ditemukan tewas. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa ia overdosis dan diabetes.

Christina Crawford

Christina masih sangat kecil ketika ia diadopsi oleh seorang bintang film terkenal, Joan Crawford. Tak hanya Christina, masih ada beberapa anak lain yang juga diadopsi. Mereka dibesarkan oleh Joan dengan harta yang melimpah.

joan-crawford-christina[ Image Source ]

Namun, setelah Joan meninggal, Christina mengakui bahwa ia adalah korban kekerasan dari ibu angkatnya. Tak hanya Christina, anak-anak asuh Joan juga mengakuinya. Tak hanya itu, Christina juga mengatakan jika Joan adalah seorang pecandu alkohol yang kerap melampiaskan emosi padanya.

Callie Rogers

Ia adalah si beruntung yang memenangkan jackpot senilai 20 milliar di tahun 2003. Meski saat itu Callie masih sangat muda, namun ia berjanji akan menggunakan uangnya dengan sebaik-baiknya. Namun ternyata Callie lupa pada janjinya ketika ia telah dewasa.

Callie Rogers[ Image Source ]

Ia menggunakan uangnya dengan sangat boros. Ia bahkan sering belanja berlebihan, melakukan operasi payudara bahkan menjadi pecandu minuman dan obat terlarang. Callie menyadari jika kelakuannya ini tidak benar. Ia juga merasa tidak bahagia. Callie sangat menyesali perbuatannya dan akhirnya ia mencoba berubah dengan belajar menjadi perawat.

Kisah di balik orang-orang super kaya di atas memang bikin miris. Sepertinya, terlahir dengan kondisi kita saat ini jauh lebih baik dari mereka. Terbukti kan kalau banyak harta tidak menjamin kita kebahagiaan. Kalau hidup melarat barangkali menjamin penderitaan, hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *