5 Kota Besar Dunia ini Dikenal Sebagai Gudangnya Pengemis

Salah satu masalah utama dari sebuah kota yang besar adalah kemacetan. Selain itu tata ruang kota juga harus diperbaiki agar masalah seperti banjir tak juga muncul. Selain masalah di atas, membludaknya penduduk yang sengaja melakukan urbanisasi kerap membuat banyak banyak masalah. Para pendatang ini akhirnya hanya akan menjadi gelandangan, pengamen, hingga pengemis yang meminta-minta kepada setiap orang yang ditemui.

Masalah pendatang, terutama yang akhirnya menjadi pengemis menjadi teror setiap kota besar. Mereka kerap ditertibkan untuk digiring ke dinas sosial untuk diberi pelatihan. Namun kemalasan membuat mereka kembali meminta-minta tanpa merasa malu. Inilah lima kota besar dunia yang menjadi gudang para pengemis.

Mumbai – India

India adalah negara berkembang cukup diperhitungkan di kancah internasional. Meski demikian, masalah kompelik masih saja  menggerogoti negeri ini. Pertama masalah perbudakan yang masih marah dan yang terakhir adalah masalah pengemis. Jika anda mengetik kata “beggar” di Google, maka India akan menjadi negara terbanyak yang ditampilkan artikelnya.

mumbai-61
Pengemis di India [ Image Source ]

Salah satu kota di India yang dikenal memiliki pengemis terbesar di dunia adalah Mumbai. Diperkirakan ada sekitar 1 juta orang yang menjadikan pengemis sebagai mata pencaharian utama. Mereka meminta uang kepada siapa saja di jalan, kepada sopir, pengendara motor hingga menyesaki jalanan. Beberapa pengemis di India bahkan ada yang bekerja secara profesional. Kekayaan mereka bisa melebihi orang yang bekerja di kantor.

New York – Amerika

Amerika yang merupakan negara maju pun tidak bisa lepas dari teror pengemis. Setidaknya ada lebih dari 50.000 pengemis meneror Amerika. Dari jumlah itu 10.000 di antaranya ada di New York. Banyak orang memilih jadi pengemis karena profesi ini mampu menghasilkan banyak sekali uang dalam waktu yang sangat singkat. Mereka bisa menjadi orang kaya tanpa harus bekerja keras.

edinburgh_-_beggar__north_bridge_copy
Pengemis di Amerika [ Image Source]

Seorang pengemis bernama Will Andersen mengatakan jika dalam sejam ia bisa menghasilkan $200. Coba bayangkan jika ia bekerja selama 5 jam saja dalam sehari. Uangnya dalam sebulan bisa digunakan untuk membeli kendaraan, bahkan menyewa rumah yang cukup bagus di kota New York. Banyaknya pengemis di kota ini membuat banyak polisi harus menertibkan mereka agar tidak mengganggu penduduk.

Manila – Filipina

Manila adalah kota selanjutnya yang dikenal memiliki banyak sekali pengemis. Di kota ini pengemis banyak yang masih anak-anak. Mereka berjalan dan meminta-minta uang kepada penduduk atau wisatawan yang datang. Setidaknya, pengemis anak-anak di Filipina ada 1,5 juta jiwa di awal 2000-an. Bisa jadi saat ini ada lebih dari 2 juta pengemis anak-anak yang dipekerjakan oleh seseorang.

Pengemis Manila [image source]
Pengemis Manila [image source]

Para pengemis di Manila biasanya memiliki beberapa modus. Ada yang meminta uang secara langsung, mendadak menyemir sepatu, hingga bilang sedang tersesat. Semua orang di Filipina sudah kebal dengan pengemis jenis ini. Mereka dianggap hanya mencoreng nama baik Filipina, terlebih jika sampai menipu banyak sekali wisatawan.

4. Islamabad – Pakistan

Ada satu joke atau guyonan yang kerap digunakan untuk menyindir negara Pakistan. Guyonan itu berbunyi seperti ini: “Pakistan tidak bisa menjadi negara nuklir dan pengemis secara bersamaan.” Seperti yang kita tahu sebelumnya Pakistan banyak sekali mengembangkan senjata nuklir. Bahkan negara tetangganya seperti India dan Tiongkok mulai ketar-ketir dengan senjata yang dikembangkan oleh negara ini.

Floods-AFP-640x480
Pengemis di Pakistan [ Image Source ]

Sayangnya, dari tahun ke tahun jumlah pengemis di Pakistan, khususnya Islamabad semakin membludak. Mereka berada di jalanan dan kadang membuat kerusuhan. Para pengemis ini kadang memaksa siapa saja untuk memberinya uang. Bahkan ada yang sampai melakukan tindakan kriminal. Islamabad yang merupakan kota besar di Pakistan pun berubah menjadi kota pengemis terbesar.

Jakarta – Indonesia

Jakarta mulai membuat aturan yang akan memberikan sangsi kepada siapa saja yang kedapatan memberi uang kepada pengemis. Memberi uang pada pengemis sama halnya melanggar ketertiban umum. Selain itu memberi pengemis hanya akan membuat mereka jadi malas bekerja. Hanya mengandalkan apa yang diberikan oleh orang lain tanpa mau berusaha.

sam_0299
Pengemis di Jakarta [ Image Source ]

Jakarta saat ini memiliki ribuan pengemis jalanan. Mereka biasanya meminta pada pengemudi kendaraan atau berhenti di depan mall besar. Saat ada razia mereka akan ditangkap dan dimasukkan ke dinas sosial. Sayangnya, usai keluar dari dinas sosial, perilaku pengemis kembali lagi dilakukan. Seperti tidak ada kapok dan malunya.

Inilah lima kota besar dunia yang justru dikenal sebagai kota pengemis. Keberadaan peminta-minta ini tentu membuat banyak pihak merasa terganggu. Terutama pengguna jalan yang harus bersisihan dengan mereka.