Miris, di 5 Negara ini Banyak Rakyatnya yang Malah Menjadi Budak

perbudakan di india

Hingga tahun 2016 ini, jumlah budak yang ada di seluruh dunia sudah mencapai 30 juta orang. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah mengingat situasi dunia saat ini sangat buruk. Budak seharusnya telah dihilangkan sejak lama. Bahkan beberapa negara mulai melarang adanya praktik perbudakan ini. Orang yang melakukan perbudakan akan dipenjara karena melanggar hak asasi manusia.

Sayangnya, di beberapa negara di dunia ini jumlah budak justru semakin banyak. Bahkan budak-budak ini diperlakukan dengan sangat buruk, ada yang sampai dibunuh hingga dijual organnya. Berikut ulasan selengkapnya tentang negara mana saja yang memiliki jumlah budak terbanyak di dunia ini.

1. India

Populasi budak di India saat ini mencapai 14 juta orang, atau separuh dari jumlah budak di seluruh dunia. Tradisi budak di India sebenarnya sudah ada sejak abad ke-8 Masehi. Saat itu banyak orang dari kalangan bawah atau kasta rendah yang diperjualbelikan. Rata-rata mereka akan digunakan untuk menggarap lahan dari tuan tanah yang kaya raya.

perbudakan di india
perbudakan di india [via]
Di era modern seperti sekarang, perbudakan masih banyak terjadi terutama di wilayah-wilayah yang sangat miskin di India. Banyak penduduk menjual anaknya, terutama yang gadis kepada para orang kaya. Anak dijadikan komoditas unggulan di saat uang tak bisa didapatkan dengan mudah. Nantinya anak-anak ini akan jadi pekerja kasar di ladang atau proyek bangunan.

2. Tiongkok

Mungkin kita tidak akan menyangka jika Tiongkok memiliki banyak sekali budak. Seharusnya negeri maju seperti Tiongkok sudah tidak memiliki budak seperti yang terjadi di masa lalu. Sayangnya, di era yang sangat modern seperti sekarang, Tiongkok justru memiliki 3,2 juta budak yang tersebar di daerah-daerah pinggiran.

china
china [via]
Pada tahun 2007 silam sebuah skandal perbudakan di Tiongkok akhirnya terungkap. Banyak orang dipaksa membuat batu bata di daerah yang cukup terisolir. Dari kerumunan itu terdapat juga anak-anak yang dengan gigih harus berjuang agar bertahan hidup. Selain dikirim ke lokasi yang sudah dijangkau, banyak juga budak yang dijual untuk prostitusi dan dipanen organ dalamnya.

3. Pakistan

Pakistan menempati posisi ke-3 dari negara yang banyak memiliki budak. Hingga tahun 2016 ini, diperkirakan masih ada 2 juta budak yang dipaksa bekerja dalam kondisi yang sangat buruk. Biasanya mereka dikirim ke lokasi proyek atau perkebunan lalu disuruh bekerja dari pagi hingga malam. Upah kadang dibayarkan meski sangat kecil.

pakistan
pakistan [via]
Selain perbudakan di wilayah perindustrian dan perkebunan. Banyak budak di Pakistan yang diperjualbelikan untuk pekerjaan di rumah. Mereka akan diperlakukan seperti binatang, bahkan jika majikan marah mereka bisa dibunuh tanpa bisa melawan. Di Pakistan juga terkenal dengan skandal jual beli anak gadis. Biasanya suku-suku di sini menggunakan anak gadis untuk alat transaksi agar konflik bisa selesaikan dengan baik. Tradisi ini sering disebut dengan Swara.

4. Rusia

Rusia saat ini memiliki 1 juta budak yang keberadaannya kadang disembunyikan. Perbudakan di Rusia sebenarnya sudah terjadi sejak abad ke-17. Suku-suku lokal banyak mempraktikkan tradisi ini meski dalam sekala yang masih kecil. Seiring dengan bertambahnya waktu, perbudakan di negeri ini kian menjadi-jadi, bahkan membuat banyak kelompok masyarakat melakukan protes.

rusia
rusia [via]
Pada budak yang ada di Rusia ini sebagian besar dari suku-suku pedalaman. Banyak dari mereka dipekerjakan di ladang dan perkebunan. Selain itu, banyak orang dari pedalaman terutama pria yang dipekerjakan sebagai anggota militer. Mereka biasanya dibayar sangat kecil namun harus berjuang dan membela negara dengan sekuat tenaga.

5. Nigeria

Nigeria adalah negara Afrika dengan jumlah budak terbanyak di dunia. Saat ini ada lebih dari 800.000 budak yang rata-rata merupakan anak-anak. Biasanya ada kelompok tertentu yang berusaha menipu para penduduk. Mereka diiming-imingi pekerjaan namun saat sampai di lokasi, pekerjaan itu tidak ada. Mereka justru dijual kepada orang untuk proyek-proyek bangunan dan juga perkebunan.

nigeria
nigeria [via]
Banyak anak-anak dipaksa menjadi pengemis, atau melakukan aksi kriminal seperti menjambret atau mencopet. Jika tidak uang yang didapatkan per harinya mereka akan disiksa. Kalau sudah parah mereka bisa dibunuh lalu dibuang begitu saja.

Inilah lima negara yang di era modern seperti sekarang masih memiliki budak. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Negeri kita tercinta ini ternyata memiliki budak yang cukup banyak. Bahkan diperkirakan lebih dari 500.000 orang. Rata-rata budak di negeri ini digunakan untuk industri dan perkebunan. Beberapa juga dipekerjakan di kapal pencari ikan. Semoga di masa depan perbudakan ini tidak akan pernah ada. Bagaimana menurut sobat Boombastis?