Ngeri! 5 Penjahat Legendaris Ini Pernah Meneror Indonesia

Di seluruh belahan dunia ini, adanya tindak kriminal memang tak pernah absen, demikian juga di Indonesia. Tiap harinya, selalu ada saja kejahatan yang terjadi, entah hal kecil maupun kriminal berat.

Pelaku tindak kejahatan besar biasanya namanya lebih dikenal. Sepertihalnya artis, nama mereka pun melejit dan banyak dibahas masyarakat. Di Indonesia sendiri, memiliki nama beberapa penjahat yang legendaris dan membuat warga merasa tak tentram. Para penjahat itu adalah.

Kusni Kasdut

Mungkin nama ini cukup asing bagi generasi muda. Namun, bagi golongan yang lahir di tahun 60-70an barangkali mengenal sosok Kusni. Lelaki ini adalah seorang kriminal spesialis permata. Pria bernama asli Waluyo ini sempat menjadi penjahat legendaris di Indonesia.

0[ Image Source ]

Tak tanggung-tanggung, Kusni menggunakan pistol dan merampok pedagang kaya dengan terang-terangan. Kusni juga tak segan-segan menghabisi nyawa korban saat melakukan aksinya. Di balik itu, rupanya Kusni memiliki julukan Robin Hood, sebab ia kerap kali membagikan hasil ‘buruannya’ pada kaum tak mampu.

Nasib Alias Ahmad Suardji

Pria ini adalah tersangka pembunuh 42 wanita berkedok dukun. Kejahatan Nasib mulai terkuak saat seorang polisi berhasil menemukan sesosok mayat bernama Sri Kemala Dewi pada tahun 1997. Polisi pun segera menciduk pelaku dan istrinya.

0[ Image Source ]

Menurut kesaksian Ahmad Suardji, tindakan yang ia lakukan ini adalah syarat untuk memperkuat ilmu hitamnya. Hal yang harus dilakukan adalah membunuh 70 wanita dan menghisab ludahnya. Beruntung tindak kejahatannya itu berhasil dihentikan sebelum lebih banyak korban berjatuhan.

Penjahat Budiman Johny Indo

Gelar penjahat budiman itu tak serta merta disangdang oleh Yohanes Herbertus Eijkenboom. Hal itu karena tindak kejahatannya yang kerap kali merampok toko emas milik pedagang asing, kemudian hasilnya ia bagi-bagikan pada masyarakat miskin. Namun pada akhirnya, Johny berhasil ditangkap di Sukabumi dan dijebloskan ke penjara selama 14 tahun.

0[ Image Source ]

Johny dan para komplotannya di tahan di penjara Nusakambangan. Johny dan 14 kawanannya sempat mencoba melarikan diri, namun rupanya upaya mereka membobol Nusakambangan gagal. Justru 11 orang kawanannya harus merenggang nyawa di tangan pihak yang berwajib. Kisah Johny Indo pun sempat diangkat ke layar lebar, dengan Johny sendiri sebagai peran utamanya.

Mat Peci

Mat Peci sesungguhnya terlahir dalam keluarga terpandang di daerah Garut. Hidupnya saat itu baik-baik saja, bahkan ia memiliki kekasih bernama Euis. Namun, hubungannya harus terganjal oleh restu orang tua. Ia yang merasa sakit hati pun akhirnya merantau ke Bandung dan bekerja sebagai calo bioskop.

0[ Image Source ]

Namun, pada sekitar tahun 70an, Mat Peci banyak sekali melakukan tindak kriminal seperti perampokan dan pembunuhan. Ia sempat dipenjara, namun bukan berarti akhir dari tindak kejahatannya. Mat Peci justru makin memperdalam ‘ilmu’ saat di tahan. Pada tahun 1978, Mat Peci pun akhirnya tewas setelah ditembus peluru polisi di sekitar stasiun kereta api di Garut. Kisahnya pun diangkat ke layar lebar, sosok Mat Peci diperankan oleh Rahmat Hidayat.

Slamet Gundul

Seorang penjahat yang dulu masuk daftar pencarian nomer satu oleh polisi. Ia adalah bos dari kawanan perampok bersenjata yang mengincar nasabah bank. Slamet adalah sosok penjahat licin dan susah ditangkap di daerah Jawa. Beberapa kali usaha penangkapan terhadap Slamet selalu mengalami kegagalan.

0[ Image Source ]

Pada tahun 1987, Slamet dan dua kawanannya berhasil ditangkap. Masing-masing menerima vonis 3 tahun penjara. Setelah bebas, diyakini Slamet bekerja untuk Tommy Wisata. Salah satu yang pernah dirumorkan menjadi bos mafia terbesar di Indonesia.

Penjahat legendaris asli Indonesia di atas rupanya tak kalah mengerikan dengan Al Capone, Xie Caiping, Bonnie dan Clyde. Nama-nama mereka bahkan masih dikenal sebagai ‘legenda’ meski semua telah tiada. Masing-masing kisah mereka bahkan pernah diangkat ke layar kaca. Jika Anda ingin terkenal boleh saja, asal tidak dikenal seperti sebagai kriminal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *