Sedih, Perempuan Single di China Dicap TIDAK LAKU dan Buruk Rupa

Hidup memang kejam, hal itu mungkin dirasakan oleh sebagai wanita di China atau Tiongkok yang mendapat tekanan dari berbagi pihak karena tak kunjung menikah. Memang jodoh adalah sebuah rahasia yang kita tidak tahu kapan di mana dan bagaimana kita akan bertemu dengan jodoh kita. Ada sebagian orang yang kurang beruntung soal jodoh sehingga sampai umurnya lebih dari 25 tahun pun mereka juga tak kunjung menikah.

Apalagi untuk wanita di China yang harus berhadapan dengan budaya yang kebanyakan wanitanya menikah di bawah usia 25 tahun. Bagi yang tak kunjung menikah diumurnya yang sudah lebih dari 25 tahun dianggap tidak laku, buruk rupa, bahkan wanita sisa. Seorang wanita di China mengungkapkan perasaannya yang tertekan lewat video di youtube. Seperti apa curhatannya? Berikut ini informasi selengkapnya.

1. Tak Juga Menikah Dianggap Buruk Rupa dan Wanita Sisa

Hampir semua orang tua menghendaki anak bahagia dan segera menikah terutama jika anaknya itu adalah perempuan. Apalagi jika anak perempuannya itu umurnya sudah lebih dari 25 tahun dan masih tetap lajang. Berbagai anggapan miring tentu akan tersemat pada si gadis. Akan ada yang bilang jika si gadis itu pilih-pilih suami.

Tak Juga Menikah Dianggap Buruk Rupa dan Wanita Sisa [image source]
Tak Juga Menikah Dianggap Buruk Rupa dan Wanita Sisa [image source]
Padahal mungkin permasalahnnya bukan hanya sekedar pilih-pilih saja. Tapi karena memang belum bertemu dengan sosok pria yang dianggap bisa menjadi suami bukan hanya menjadi kekasih. Selain itu masih banyak tudingan-tudingan miring lainnya yang pastinya membuat batin si gadis yang tak kunjung menikah itu diam-diam menjerit karena tertekan.

2. Tekanan Juga Datang dari Orang Tua

Parahnya, tekanan terkadang juga datang dari pihak orang tua si gadis sendiri. Tentunya hal itu juga dipengaruhi oleh budaya setempat yang menganggap penting sekali bagi seorang wanita untuk tidak terlambat menikah. Tak sedikit para orang tua yang sampai menekan putrinya untuk segera menemukan calon suami dan menikah.

Tekanan datang dari Orang Tua [image source]
Tekanan datang dari Orang Tua [image source]
Seorang wanita yang curhat di youtube itu menyampaikan jika tak sedikit orang tua akan bilang jika mereka tidak akan beristirahat dengan tenang sampai anaknya menikah. Belum lagi ketika datang Tahun Baru China, para wanita yang sudah tertekan karena orang tua itu masih harus menghadapi tekanan dari kerabat yang menanyakan umur dan kapan menikah.

3. Dipaksa Untuk “Menjajakan Diri”

Wanita di video yang tak mau disebutkan namanya itu juga menyampaikan jika para orang tua tak kehabisan akal untuk membantu anaknya bertemu dengan jodohnya. Salah satu caranya adalah dengan memaksa si anak “menjajakan diri” di pasar jodoh. Ya, para orang tua akan datang ke sebuah taman rakyat di China untuk menawarkan anaknya pada para pejalan kaki.

Dipaksa Menjajakan diri [image source]
Dipaksa Menjajakan diri [image source]
Pasar tersebut digelar setiap akhir pekan di dalamnya ada banyak para orang tua yang memamerkan foto profil anaknya beserta data diri lainnya. Barangkali ada salah satu pejalan kaki yang berminat menjadikan anak mereka sebagai menantu. Tujuannya mungkin baik, tapi hal itu ternyata membawa masalah tersendiri bagi si anak. Karena nyatanya tak sedikit yang tidak setuju dengan cara itu.

4. Wanita Harus Bangkit dan Percaya Diri

Sejak diunggah ke youtube video pengakuan tentang tekanan seorang wanita yang tak kunjung menikah di China itu memang cukup menyita perhatian. Curhatan dari wanita itu seakan membuka mata kita khusunya para orang tuaagar bisa berpikiran terbuka dan percaya bahwa seseorang akan bertemu dengan jodohnya cepat atau lambat. Berikut ini adalah video selengkapnya.

Di akhir video itu terlihat jika para wanita yang tak kunjung menikah itu juga bahagia meski belum menemukan cinta sejatinya. Dan di saat seperti itu justru yang dibutuhkan adalah dukungan dari para orang tua agar anaknya bisa hidup nyaman tanpa tekanan.

Terlepas dari kapan mereka akan menikah. Bukankah rezeki, jodoh dan kematian adalah sebuah rahasia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *