Canggih! Teknologi ini Bisa Memindai Seluruh Bumi Dalam Waktu Singkat

Canggihnya teknologi abad ini memang memukau. Para peneliti bahkan bisa mengamati sungai Nil yang seperti darah. Seperti yang terlihat pada gambar yang baru diambil oleh ESA, di mana jalur Mesir seolah dialiri darah. Namun Sentinel-3A menunjukkan sesuatu yang sama sekali berbeda.

Sentinel-3A pertama kali dirilis pada 16 Februai. Mereka menciptakan mata di langit. Badan Antariksiksa Eropa menyebutnya sistem pengamatan paling canggih yang pernah diluncurkan. Inilah mata yang tidak hanya menangkap gambar dari laut dan bukit-bukit di dunia, memungkinkan bagi para peneliti untuk memantau daerah-daerah secara lebih cepat.

32BEB44500000578-0-image-a-1_1459540343224[ Image Source ]

Sentinel-3A adalah misi untuk menyelidiki lautan bumi, mengukur suhu, laut dan warna. Kelompok penguji pertama dikirim awal bulan ini mengambarkan kepulauan yang tertutup salju di Svalbord, bagian dari Eropa dan Amerika Serikat. Ini adalah program besar yang bertujuan untuk memantau bumi dan permukaan tanah.

Dengan menggabungkan radiometer dan data, para peneliti bisa memetakan lingkungan di kawasan itu. Warna menunjukkan adanya vegetasi di sepanjang sungai karena memotong gurun dan sekitarnya. Para peneliti menggunakan peralatan canggih untuk mendeteksi energi dari permukaan. Mereka juga menggunakan data yang berhasil dikumpulkan dari satelit. Ini akan membantu meningkatkan pemahaman tentang keadaan vegetasi di seluruh dunia. Ini juga akan memberi wawasan tentang kebakaran hutan, penggunaan lahan dan tingkat air.

32BF8B8300000578-3519683-image-a-2_1459540962018[ Image Source ]

Yang membuat teknologi ini makin mengesankan adalah kemampuan untuk memindai seluruh dunia hanya dalam waktu singkat. Philippe Brunet, seorang direktur Komisi Eropa berpendapat, “Misi ini sangat penting karena akan memberikan kontribusi pada layanan monitoring lingkungan laut dan komponen tanah global.”

Satelit secara sistematis akan mengukur bumi, tanah, lautan serta memantau dinamika global untuk memberikan informasi penting tentang prakiraan cuaca. Setelah selesai, ESA akan berkerjasama dengan EUMETSAT (European Organisation for the Exploitation of Meteorological Satellites) dalam operasi satelit. ESA akan fokus pada bumi, sementara EUMETSAT pada laut.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *